Dugaan Korupsi Pengadaan Mebelair Juga Ada Sumber APBD 2017

RubriKNews.com , BENGKULU UTARA Dugaan korupsi pengadaan mebelair di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara (BU) yang bersumber dari APBD-Perubahan tahun 2017 dengan mengeluarkan peran ajudan Kepala Dispendik BU, mulai tersibak. Namun demikian, dugaan korupsi pengadaan mebelair di Dispendik BU ini juga ada yang bersumber dari Dana APBD Tahun Anggaran 2017, yang syarat dengan dugaan “Mark’up.

Baca : 

https://rubriknews.com/sst-ada-kegiatan-pengadaan-langsung-diduga-dikerjakan-seorang-ajudan-kadis/

https://rubriknews.com/dugaan-markup-kegiatan-dispendik-gunakan-ajudan-polisi-garap-bersama-inspektorat/

Hal inilah setelah hasil penelusuran media, dimana pengadaan mebel SD dan SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten BU ini yang menggunakan dana yang bersumber dari APBD-Perubahan, juga ada kegiatan yang sama menggunakan dana APBD tahun 2017. Dimana, pada produksi mebel APBD terdapat pengadaan mebelair diperuntukkan bagi 5 SD dan 5 SMP, yang masing-masing sekolah menerima sebanyak 20 set dengan pagu Anggaran Rp. 85 Juta.

Sama halnya dengan produksi mebel SD dan SMP dengan bersumber dana APBD-Perubahan, pengadaan mebel yang menggunakan APBD tahun 2017 juga diduga dilakukan oleh Ek sang honorer yang menjadi ajudan Kepala Dispendik BU, Margono. Informasi ini berdasarkan penelusuran oleh RubriKNews.com. Dimana, pekerjaan yang dilakukan dengan dana APBD 2017 berlangsung pada bulan Maret-Mei 2017, namun yang membedakan pihak ketiga yang digunakan oleh oknum tenaga THL Dispendik BU tersebut.

Baca ke halaman selanjutnya —->

Related posts

Leave a Comment